
WASHINGTON, TRIBUN-Presiden AS yang baru dilantik, Barack Hussein Obama langsung melakukan langkah kuda dengan mengeluarkan berbagai perintah. Perntahnya antara lain pembatasan terhadap proses melobi dan membekukan gaji para staf senior Gedung Putih.
Obama juga menegaskan, ia telah memerintahkan ke semua aparatnya mengenai etika dan keterbukaan pemerintah.Hukum, etika dan keterbukaan, tegas Obama, merupakan fondasi pemerintahannya.
Para pegawai pemerintah federal pun harus menanda tangani prosedur kode etik baru. Presiden baru Amerika itu mengatakan, dia sedang memulai "era baru keterbukaan" dalam pemerintahan.
Setelah itu Obama akan membahas krisis ekonomi, selain juga masalah perang Irak dan Afghanistan.
Sebelumnya, sejumlah hakim menangguhkan pengadilan milietr terhadap para tersangka teroris di Guantanamo, setelah Obama mengeluarkan perintah agar semua kasus di sana ditangguhkan, beberapa jam setelah dia dilantik.
Obama tiba di Gedung Oval pukul 08.35 pagi hari Rabu, demikian diumumkan oleh Gedung Putih.
Presiden Obama membaca sepucuk surat yang ditinggalkan oleh pendahulunya, George W Bush, dalam sebuah amplop bertuliskan "Untuk Nomor 44, Dari Nomor 43".
Obama menelpon empat pemimpin Timur Tengah: Presiden Hosni Mubarak dari Mesir, Perdana Menteri Israel Ehud Olmert, Raja Yordania Abdullah dan pemimpin Palestina Mahmoud Abbas.
"Dia menggunakan kesempatan itu di hari pertamanya menjabat untuk menyampaikan komitmennya untuk melakukan upaya aktif dalam menghasilkan perdamaian Arab-Israel," demikian pernyataan dari Gedung Putih.
Presiden Obama kemudian menghadiri kebaktian di Katedral Nasional Washington, tradisi yang dilakukan presiden Amerika sejak George Washington.
Setelah kembali ke Gedung Putih, Obama mengumumkan sejumlah perintah presiden yang pertama dan mengatakan dia menginginkan "perbedaan jelas dari kebiasaan sebelumnya".
Peraturan-peraturan baru itu melarang para pembantu presiden melobi pemerintah setelah mereka berhenti bekerja sebagai stafnya. Para pejabat juga dilarang menerima hadiah dari para pelobi.
Ketika mengumumkan pembekuan gaji bagi para pejabat senior, Obama mengatakan: "Seluruh keluarga di Amerika mengencangkan ikat pinggang, jadi Washington juga harus begitu".
Langkah kuda Obama ini menjadi headline di berbagai surat kabar harian dan media online di AS. Washingnton Post menurunkan berita berjudul Agenda Obama: Timur Tengah, Ekonomi, dan Hukum. Agenda tersebut umumnya disambut positif oleh masyarakat AS.
(tribun jabar)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)




0 komentar:
Posting Komentar