CHICAGO, (PRLM).- Seorang anak laki-laki 14 tahun yang bercita-cita menjadi seorang perwira polisi sempat menipu sebuah kesatuan kepolisian di Kota Chicago, AS. Ia mengenakan seragam polisi dan masuk ke kantor polisi di Chicago. Ia bahkan sempat diberikan tugas dan berpatroli menggunakan mobil kesatuan selama 5 jam, sebelum akhirnya terkuak “penyamarannya”. Demikian keterangan juru bicara kepolisian setempat seperti dikutip Associated Press, Senin (26/12) WIB.
“Masih untung, anak laki-laki itu tidak membawa pistol atau mengeluarkan surat tilang. Ia juga tidak sempat mengendarai sendiri mobilnya, tetapi ikut bersama anggota kesatuan lainnya,” ungkap Wakil Pengawas Kepolisian Chicago, Daniel Dugan.
Asisten Pengawas James Jackson mengatakan “penyamaran” itu terkuak hanya karena persoalan sepele, ketika sang polisi gadungan itu berpapasan dengan perwira polisi “betulan”. Sang perwira melihat tanda bintang di seragam sang penyamar kurang satu, padahal merupakan aturan resmi.
Polisi juga mengatakan masih menyelidiki kenapa “penipuan” itu bisa terjadi dan berlangsung cukup lama. Sesuatu yang bisa dianggap mengelabui keamanan kepolisian. Polisi sendiri tidak mengidentifikasi jati diri sang anak, karena dinilai masih di bawah ukur. Ia dijatuhi tuduhan kenakalan remaja dengan “menyamar” sebagai polisi.
Dugan mengatakan sang anak memang terlihat lebih tua dari umur sebenarnya, 14 tahun. “Dia juga memang bercita-cita menjadi polisi. Ia sempat ikut program remaja yang berminat menjadi polisi. Jadi, setidaknya ia memang tahu prosedur kepolisian,” katanya.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)




0 komentar:
Posting Komentar